Melihat Diri Sendiri Featured

Rate this item
(0 votes)
Sebelum memasuki sebuah barbershop, seorang pria memberi nasehat kepada anaknya, 'Untuk mendapatkan hasil cukur yg baik tidak usah takut memilih tukang cukur yg model rambutnya buruk. Karena kita tahu itu bukan hasil cukurannya sendiri.'

Ya, tepat sekali. Seorang tukang cukur yg ahli sekalipun tidak dapat memangkas rambutnya sendiri. Demikian juga seorang dokter tidak dapat mengoperasi dirinya sendiri. Meskipun memang ada seorang dokter gigi yg mencoba memecahkan rekor dengan menambal giginya sendiri. Tapi kita pasti yakin hasilnya tak sebagus hasil karyanya di gigi pasiennya. Ini memberikan kita gambaran bahwa setiap orang, sehebat apapun dia, membutuhkan orang lain dalam hidup ini.

Ralph Waldo Emerson pernah menulis, 'Mata bisa melihat segala hal kecuali dirinya sendiri.' Kita membutuhkan orang lain untuk memperbaiki sikap kita yg salah. Kita memerlukan nasehat orang tua, teguran sahabat, kritik dari atasan, saran dari pasangan, dan nasehat yg baik dari siapa saja.

Memang pada saat mendengar tindakan kita dikritik atau ditegur, rasanya tidak nyaman. Lebih enak dan menyenangkan bila kita selalu dipuji dan didukung. Akan tetapi orang yg dapat menerima teguran dan nasehat dari orang lain sebenarnya sedang menolong dirinya sendiri agar terhindar dari celaka. Sebaliknya, sungguh kasihan orang yg menganggap pendapatnya sendiri paling benar. Ia tidak berkesempatan memperbaiki hidupnya dan mendapatkan yg lebih baik dari pendapatnya sendiri.

Melalui kebenaran ini juga, berterima kasihlah kepada orang yg selama ini rajin mengkritik anda. Lihatlah orang tsb bukan sebagai musuh, justru anggaplah dia sebagai sahabat. Sebaliknya hati-hatilah terhadap orang yg selalu memuju-muji anda, sebab belum tentu dia melakukannya dengan tulus.
(repost from Robby Aryadi)
source: http://www.kisahinspiratif.info
Read 1071 times

Related items