You are here:BerandaArtikelManusia & TuhanYeshua adalah Elohim (Mengenal Lebih Dekat Elohim Yang Bernama ALLAH)
Tuesday, 07 July 2015 19:13

Yeshua adalah Elohim (Mengenal Lebih Dekat Elohim Yang Bernama ALLAH) Featured

  •  
Rate this item
(2 votes)

Yeshua adalah Elohim (Mengenal Lebih Dekat Elohim Yang Bernama ALLAH)
Berawal dari salahnya penterjemahan nama Tuhan (Elohimnya bangsa Israel) menjadi Allah.
Sumber artikel: https://ccnehemia.wordpress.com/2010/12/01/yeshua-adalah-elohim/


1. Elohim

Adalah kata sebutan dalam bahasa Ibrani, yang mempunyai arti kata sesembahan / yang disembah. Elohim, dalam bahasa Arab dan Indonesia-nya yaitu Ilah, dalam bahasa Yunani yaitu Theos, dalam bahasa Latin yaitu Deo, dalam bahasa Spanyol yaitu Dios, dalam bahasa Prancis yaitu Dieu, dalam bahasa Sanskerta yaitu Dewata, dalam bahasa Tapanuli yaitu Debata, dalam bahasa Jerman yaitu Gott,dalam bahasa Maluku yaitu Tete Manis, dan dalam bahasa Serbia yaitu Bog, dsb.

Elohim yang disembah oleh orang Yahudi dan Nasrani adalah Elohim Yang Esa! “Dengarkanlah hai Israel, YHWH itu Elohim kita, YHWH itu Esa”.(Kel 6:4, Mrk 12:29) Predikat Esa ini jarang terungkap dalam kehidupan orang Kristen. Istilah Tritunggal lebih sering disebut-sebut oleh orang Kristen. Predikat Esa ada tertulis didalam Kitab Suci, sedangkan predikat Tritunggal tidak terdapat didalam Kitab Suci. Kenyataan menunjukkan bahwa istilah Tritunggal ini telah sering menjadi batu sandungan didalam pemberitaan Injil. Karena dari pihak Muslim ada tuduhan bahwa orang Kristen itu menyembah Tuhan yang Tiga, sedangkan pihak Kristen dalam menjelaskan Tritunggal selalu berputar-putar, tidak jelas, tidak tegas dan tidak tuntas. Menurut sejarahnya, istilah Tritunggal ini berasal dari hasil penyimpulan Konsili Nicea pada tahun 325. Jadi ajaran Tritunggal itu ajaran dari manusia.

Marilah kita kembali sepenuhnya kepada ajaran Tuhan yang tertulis didalam Kitab Suci. Yang kita sembah, sesembahan kita, Elohim kita, Sang Pencipta, Bapa kita di Sorga yang telah menyatakan namaNya yang kudus yaitu: ‘YHWH’ yang berfirman melalui AnakNya yang bernama FIRMAN ELOHIM(Why 19:13) yaitu YESHUA HAMASIAH. Dan yang Memimpin, Memelihara, Mengajar melalui RohNya yaitu ROH KUDUS(Yoh 14:14,16,26). Kita dipimpin oleh ROH KUDUS(Rm 8:14) dapat berdoa kepada BAPA DI SORGA didalam nama Yeshua Hamasiah(Mat 6:9, Yoh 14:14).

Beberapa hamba Tuhan memang mengungkapkan dan mengajarkan bahwa Yeshua dan Roh Kudus itu adalah oknum/pribadi, namun Kitab Suci, Firman Tuhan tidak mengungkapkan seperti itu, melainkan menyebutkan bahwa: Yeshua Hamasiah adalah Kuasa Bapa di Sorga.(1 Kor 1:24) Dan Roh Kudus juga adalah Kuasa Bapa di Sorga.(1 Tes 1:5) Jadi Elohim/sesembahan yang kita sembah adalah Elohim yang Esa yang menyatakan 3 Kodrat Kuasanya, yaitu: Mencipta, Memelihara dan Berfirman.(Kej 1:1-3)

Ada 2 macam Elohim yang kita kenal:

  • Elohim yang benar yaitu Elohim bangsa Yisrael yang bernama ‘YHWH’. Ada tertulis: “YHWH adalah Elohim yang benar.”(Yer 10:10)
  • Elohim yang tidak benar yaitu elohim segala bangsa. Ada tertulis: “Elohim segala bangsa adalah berhala.”(1 Taw 16:26, Mzm 96:5)

Tiap bangsa mempunyai elohim/sesembahannya masing-masing, tetapi semuanya adalah berhala. Theos/sesembahan bangsa Yunani antara lain bernama: Zeus, Aphrodit, Hipnos, dll. Deo/sesembahan bangsa Romawi antara lain bernama: Yupiter, Neptunus, Mercurius, dll. Dewata/sesembahan bangsa India antara lain bernama: Brahma, Wisnu, Siwa, dll. Ilah/sesembahan bangsa Arab antara lain bernama: Allah, Allata, Aluza, dll.

Dan Elohimnya orang Kristen adalah Elohimnya bangsa Yisrael, Elohimnya bangsa Yahudi, Elohimnya Abraham, Yitsak dan Yakub, yang tertulis didalam Torat dan Injil. Ada tertulis: “Dengarkanlah hai Yisrael, YHWH itu Elohim kita, YHWH itu Esa.”(Ul 6:4, Mrk 12:29) Jadi Elohimnya orang Kristen itu bukan yang bernama ALLAH, bukan yang bernama ZEUS, bukan yang bernama YUPITER, bukan yang bernama BRAHMA, dst. Nama-nama yang lain itu tidak boleh kita panggil dan tidak boleh pula kedengaran dari mulut kita. Ada tertulis: “Nama elohim lain, janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu.”(Kel 23:13) Jelas sekali bahwa orang Kristen tidak boleh memanggil elohim yang bernama ALLAH.

Di dunia ini banyak elohim/ilah dengan nama mereka masing-masing, maka supaya orang Yahudi dan Nasrani tidak salah panggil maka Tuhan yang kita sembah menyatakan namaNya: “Aku ini YHWH, itulah namaKu”.(Yes 42:8) “Itulah namaKu untuk selama-lamanya dan untuk turun temurun.”(Kel 3:15) “Ya YHWH, Engkaulah Bapa kami”.(Yes 64:8) Nama Bapa di Sorga ini diperintahkan untuk dikuduskan.(Mat 6:9) Dan Yeshua juga memberitahukan nama Bapa di Sorga: “Aku telah memberitahukan namaMu kepada mereka dan Aku mau memberitahukanNya, supaya kasih yang Engkau berikan kepadaKu ada didalam mereka.”(Mrk 12:29, Yoh 17:26)

Orang Kristen wajib memberitahukan nama Bapa di Sorga. Yeshua berkata: “Barang siapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan …”(Yoh 14:12) Orang yang percaya kepada Yeshua (Kristen), pasti akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh Yeshua, salah satunya adalah memberitahukan nama Bapa di Sorga yaitu ‘YHWH’. Bila ada orang Kristen yang tidak mau memberitahukan nama Bapa di Sorga dengan alasan karena orang Yahudi sendiri tidak berani menyebutkan nama YHWH.

Dalam hal ini orang-orang Yahudi takut melanggar larangan menyebut namaNya dengan sembarangan, karena nama itu sangat-sangat mereka kuduskan. Tetapi Firman YHWH menyebutkan: “Jangan menyebut nama YHWH dengan sembarangan, sebab YHWH tidak membenarkan orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan.”(Kel 20:7) Jadi yang dilarang adalah menyebut nama YHWH dengan sembarangan, sedang memberitahukan namaNya diperintahkan. Ada tertulis: “Bersyukurlah kepadaYHWH, panggillah namaNya, … Masyurkanlah namaNya, yang tinggi dan luhur.”(Yes 12:4)

Sangat disayangkan, bila seorang hamba Tuhan merasa sudah mengenal Tuhan tetapi tidak mengenal namaNya, sebab hamba Tuhan itu diperintahkan untuk memanggil dan memasyurkan namaNya. Mari kita memulai memberitahukan namaNya, nama YHWH(dibaca YAHWE), agar Kasih Bapa di Sorga kepada Yeshua boleh ada didalam kita, dan Yeshua ada didalam kita.

2. Yeshua itu Elohim

Apakah Yeshua itu sesembahan yang harus disembah? Kitab Suci memberikan jawabannya: “Seorang anak akan lahir untuk kita, seorang putra akan diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada diatas bahunya dan namanya disebut orang Penasehat Ajaib, Elohim yang perkasa, Bapa yang kekaldan Raja damai.” (Yes 9:5) 700 tahun sebelum Yeshua lahir, Yesaya telah menuliskan Firman Tuhan, yang bernubuat akan lahirnya seorang anak bagi manusia yaitu Yeshua Hamasiah, yang disebut juga Elohim yang perkasa. Jadi Yeshua itu adalah Elohim yang harus disembah.
1000 tahun sebelum Yeshua lahir, Dawid juga telah menuliskan nubuat tentang Yeshua, bahwa Yeshua adalah Elohim, tetapi akan mati sebagai manusia dan tewas sebagai Raja.(Mzm 82:6,7)

Berikut ini Firman Tuhan didalam Perjanjian Baru, yang menyatakan bahwa Yeshua adalah Elohim:

  • “Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaanNya sebagai manusia, yang diatas segala sesuatu, Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai selama-lamanya Amin.”(Rm 9:5)
  • “Akan tetapi kita tahu, bahwa Putra Elohim telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar, dan kita ada didalam Yang Benar, didalam PutraNya Yeshua Hamasiah. Dia adalah Elohim Yang Benar dan hidup yang kekal”.(1 Yoh 5:20)
  • Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.”(Why 21:6)
  • “dan Aku akan menjadi Elohimnya dan ia akan menjadi anakKu.”(Why 21:7)


Yeshua juga disebut Firman Elohim. “Dan Dia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan namaNya ialah: ‘Firman Elohim’.(Why 19:13) Dan Firman ini juga yang menjadikan segala sesuatu termasuk alam semesta: “Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu Elohim”.(Yoh 1:1) “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”(Yoh 1:3)

Ketika Yeshua mengatakan: “Aku dan Bapa adalah satu.”(Yoh 10:30) Orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yeshua. Kata Yeshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari BapaKu yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah diantaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku? Jawab mereka: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami melempari Engkau, melainkan karena Engkau telah menghujat Elohim dan karena Engkau sekalipun hanya manusia saja telah menyamakan diriMu dengan Elohim.” Kata Yeshua kepada mereka: “Tidakkah tertulis didalam Kitab Toratmu: Aku sendiri telah berfirman: Kamu adalah Elohim, … namun sebagai manusia kamu akan mati dan sebagai raja kamu akan tewas.”(Mzm 82:6,7)

Disatu kota, Kaisarea Filipi, yang terletak diantara gunung Hermon dan laut Galilea, Yeshua menanyakan kepada murid-muridNya pengenalan atas diriNya dengan mengatakan: “Kata orang(maksudNya orang-orang Galilea), siapakah Putra Manusia itu?”(Mat 16:13) Jawab murid-muridNya: “Ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, ada pula yang mengatakan Eliya, ada pula yang mengatakan Yeremia, atau salah seorang diantara para nabi.” Jadi pengenalan orang-orang di Galilea kepada Yeshua itu hanya sebagai seorang nabi saja. Maka Yeshua menanyakan kepada murid-muridNya yang sudah setiap hari bersama-sama dengan Dia: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini? Yang berani menjawab adalah Simon dengan mengatakan: “Engkau adalah Mesias Putra Elohim Yang Hidup.”

Atas jawaban Simon ini Yeshua berkata kepada Simon: “Berbahagialah engkau Simon anak Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang di Sorga.” Disini Yeshua menyatakan diriNya sebagai Mesias. Di ayat berikutnya, Yeshua melarang murid-muridNya memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia adalah Mesias.(Mat 16:20) MaksudNya supaya selesai dulu pekerjaanNya, baru diberitahukan bahwa Dia adalah Mesias. Orang Yahudi di Yerusalem juga menyatakan kebimbangan atas ke Mesiasan Yeshua dengan mengatakan kepadaNya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jika Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” Jawab Yeshua: “Aku telah mengatakannya kepadamu, tetapi kamu tidak percaya, pekerjaan-pekerjaan(mujizat-mujizat) yang Kulakukan dalam nama BapaKu, itulah yang memberi kesaksian tentang Aku.”(Yoh 10:24,25)

Pengenalan kepada Yeshua bahwa Dia adalah Mesias sangatlah penting. Siapa yang dapat menyebut dan mengimani bahwa Yeshua adalah Mesias, ia menjadi orang yang bahagia, tidak akan dikuasai oleh maut, dan mendapat kunci kerajaan sorga.(Mat 16:17-19) Orang-orang Yahudi yang menanti-nantikan kedatangan Mesias malah menolak Dia, bahkan membunuh Dia. Karena perbuatan mereka itu, mereka diserakkan keseluruh dunia selama 2000 tahun. Tetapi Yisrael adalah tetap dikasihi Tuhan. Mereka akan dibawa kembali ke tanah nenek moyang mereka dan sementara itu akan mendapat Roh pengasihan dan akan meratapi dan menangisi Yeshua.(Zak 12:10) Orang-orang Yahudi menantikan kedatangan Mesias didasari Firman Tuhan yang menubuatkanNya antara lain yang terdapat di Kitab Daniel 9:25.

Semula Kitab Suci bangsa Yahudi disebut TENAK singkatan dari Tora(ajaran), Nebiim(nabi-nabi) dan Ketubim(tulisan-tulisan). Tenak / Kitab Suci telah diterjemahkan dari bahasa aslinya yaitu bahasa Ibrani kedlm berbagai bahasa diseluruh dunia, dan didlm penerjemahannya telah terjadi perubahan vokalisasi dari nama-nama, contohnya: ‘Yeshua’ menjadi Jesus, Yesus, Yesu, Isa, dst. Masiah menjadi Christ, Kristus, dst. Dan Kitab Suci telah mencatat bahwa:
1. YHWH berfirman dlm bahasa Ibrani.(Perjanjian Lama)
2. Yeshua berbicara dlm bahasa Ibrani.(Kis 26:14)
3. Miryam berbicara dlm bahasa Ibrani.(Yoh 20:16)
4. Paul berbicara dlm bahasa Ibrani.(Kis 21:40)
5. Pontius menulis bahasa Ibrani di Salib.(Yoh 19:20)
Yehezkiel, Zakharia, Maleakhi dan lainnya adalah orang-orang Yahudi. Begitu juga dgn Yeshua Hamasiah yg sebagai manusia adalah orang Yahudi. JADI SEMUA KESALAHAN BERAWAL DARI SALAH MENTERJEMAHKAN.

Sedangkan kata Allah merupakan nama Ilah/sesembahan nya bangsa Arab. Dan orang Kristen dilarang utk menyebutkan nama sesembahannya bangsa lain (termasuk Arab), karena sesembahan bangsa lain adalah berhala (termasuk Allah), seperti ada tertulis: “Elohim segala bangsa adalah berhala.”(1 Taw 16:26, Mzm 96:5) “Nama elohim lain, janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu.”(Kel 23:13)

Banyak sekali orang Kristen (di Indonesia khususnya) tdk tahu akan perkara ini, dipikirnya LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) sdh benar menterjemahkannya. Jadi masih banyak yg ikut-ikutan saja. Tetapi yg terpenting adalah bagi orang yg sdh tahu akan kebenaran ini jgnlah menyebut nama Allah itu, tetapi kuduskanlah YHWH Elohimmu didalam nama Yeshua Hamasiah AnakNya Yg Tunggal. Halelu(Ibrani) artinya Pujilah, dan YAH singkatan dari YAHWE(YHWH). Jadi ‘HaleluYAH’ = ‘Pujilah YHWH’.

Sumber artikel: https://ccnehemia.wordpress.com/2010/12/01/yeshua-adalah-elohim/


VIDEO YANG BERHUBUNGAN:
 
YouTube - Yeshua
This was called 'prayer night' after the maspiro massacre where the Egyptian army ran over Coptic Christians with tanks, and throwing 4 Christians in the nile. They stood chanting and singing praises to God, and this was a part where they kept yelling out for Jesus's Name for mercy

ليلة الصلاة والرجوع الى الله يسوع يسوع (Night Prayer and return to God, Jesus, Jesus) source: https://youtu.be/mwCr3GNYBag

 


Kesaksian Nasir Siddiki (Seorang Muslim, Nenek moyangnya adalah sahabat nabi Muhammad & dia adalah khalifah pertama) yg datang menolong saat saya kritis adalah Tuhan YESUS, Son of God, bukan 'Allah' ataupun Muhammad. Source: https://youtu.be/2nRJ2TFSFow


Yahweh adalah Nama Tuhan orang Israel - Lukas Sutrisno
Banyak umat Nasrani di Indonesia yang menolak Nama/pribadi YAHWEH, terbukti banyak pendeta dipecat dari Sinode karena menyebut Nama YAHWEH dan dianggap SAKSI YEHOVA, padahal saksi Yehova juga sudah memiliki ijin di Indonesia dan mereka "masih menyebut dan memuliakan" nama Allah. Terlepas dari pemahaman tersebut, siapakah YAHWEH itu? Dengarkan berikut ini. Kalau SALAH atau SESAT, dimana SESATNYA?


 

Kuduskan Mulutmu!

 

Gara-gara NAMA DIRI diterjemahkan, umat Nasrani di Indonesia banyak yang tidak mengenal sesembahannya para nabi. Siapakah Dia? Temukan jawabannya di sini. 2 menit saja.

 

Yang penting YESUS, tidak perlu YAHWEH karena telah dikaruniakan NAMA di atas segala NAMA. Benarkah tidak perlu YAHWEH? Temukan jawabannya disini. 2 menit saja

 

Jangan SEBUT HaleluYah, karena HaleluYah itu artinya PUJILAH Tuhan. Lihat Video ini. 2 menit saja!.

 

Apakah benar YAHWEH itu BUKAN Nama Diri? Lalu siapakah YAHWEH itu?

 

Tidak perlu nama YAHWEH juga ada Mujizat dan Berkat, kenapa selalu meributkan NAMA YAHWEH melulu. Benarkah demikian? Temukan jawabannya 2 menit saja.

Leave a comment

Read 7959 times
WofaMedia.Net

Berbagi kabar baik, menjadi berkat dan inspirasi bagi dunia.

 

Login to post comments